PENERAPAN DATABASE TERDISTRIBUSI MENGGUNAKAN BOTTOM-UP FRAGMENTATION (STUDI KASUS DI APLIKASI RENCANA BELANJA DAERAH KANTOR BAPPEDA KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI)

Iman Firdaus

Sari


Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) merupakan dokumen yang sangat penting bagi sebuah pemerintahan, khususnya di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Untuk melakukan perwujudan Good Goverment Governance ini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau telah mengadakan Sistem Informasi RAPBD dengan sistem database terpusat, namun pada kenyataannya sistem ini tidak dapat digunakan secara maksimal dikarenakan faktor infrastruktur Informasi dan Teknologi (IT) yang belum merata pada Kabupaten Kepulauan Meranti sehingga menjadi penghambat bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mengoperasikan sistem secara terpusat. Penelitian ini dilakukan untuk dengan menerapkan sistem database terdistribusi menggunakan metode Bottom Up Fragmantation pada sistem informasi RAPBD yang sedang berjalan dengan tujuan sistem ini dapat digunakan secara maksimal dalam kondisi Infrastruktur IT yang ada pada saat ini. Sistem database terdistribusi diterapkan dengan cara membuat database cabang pada setiap SKPD sehingga sistem dapat dioperasikan secara offline tanpa memerlukan akses internet, kemudian data akan didistribusikan dengan proses sinkronisasi dengan menggunakan internet. Dengan adanya sistem database terdistribusi, SKPD hanya memerlukan koneksi internet pada saat proses sinkronisasi.
Keywords : Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD), database terdistribusi, Bottom Up Fragmantation, Sinkronisasi


Teks Lengkap:

pdf

Referensi


Mirza A. H. (2013). "Perancangan Basis Data Terdistribusi E-Cargo (Studi Kasus PT.XYZ)". ISSN: 1979-2328 2013

Sutanta E., Mustofa K. (2012). "Kebutuhan Web Service Untuk Sinkronisasi Data Antar Sistem Informasi Dalam E-Gov DiPemkab

Bantul Yogyakarta" Darwis E. (2012). "Implementasi Basis Data Terdistribusi Menggunakan Mysql Pada PT Thamrin Brothers

Palembang" Agustini E. P., Purnamasari S. D. (2016). "Basis Data Terdistribusi Untuk Data Inventaris Barang". Jurnal Ilmiah MARIK Vol.18 No.1, April 2016:11 -22 Rahimi H., Parand F. A., Riahi D. (2015). "Hierarchical Simultaneous Vertical Fragmentation And Allocation Using Modified Bond Energy Algorithm In Distributed Databases". Applied Computing and Informatics (2015).

Banuaji M. B., Rahmawan E. (2013). "Penerapan Database Terdistribusi Menggunakan Metode Bottom Up Fragmentation Studi Kasis Aplikasi Rekam Medis Pmi Purwokerto" Wardana M. A., Rahman (2016). "Interoperabilitas Sistem Terdistribusi Berbasis Protokol Soap". ISSN: 20871716 2016 Hidayanto N. A., Haryono P. T., Putra Y. P. (2013 ). "Sistem Terdistribusi Untuk Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Dengan Web Service". Basri R. (2013). "Analisis Penyusunan Anggaran Dan Laporan Realisasi Anggaran Pada Bpm-Pd Provinsi Sulawesi Utara". ISSN: 2303-1174 Vol.1 No.4 Desember 2013

Pazos R. A., Vazquez G., Martinez J. A., Joaquin Ortega J. P., Luna G. M. (2014). "Minimizing Roundtrip Response Time In

Distributed Databases With Vertical Fragmentation". Journal of Computational and Applied Mathematics 259 (2014) 905–913 Gosmawi S., Kundu C. (2013). "Xml Based Advanced Distributed Database: Implemented On Library System".International Journal of Information Management 33 (2013) 28– 31

Khotijah S.(2016). "Perancangan Database E- Learning Manajemen System Untuk Pembelajaran Pada Sekolah Menengah

Pertama". ISSN: 2527 – 9661 2016


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Support :

  

 

 
JL. K.L. YOS SUDARSO NO. 374-CD TELP: (061) 6632858, Kel Pulo Brayan, Kec Medan Barat, Kota Medan Sumatera Utara, 20166

E-mail: lppm@logika.ac.id

Website: http://ojs.logika.ac.id